14 May 2018 yang lalu

Pernah dengar kisah Nabi Khidir AS? Imam At-Tabari mengatakan jika Nabi Khidir AS dulunya adalah rekan Nabi Ibrahim AS ketika berdakwah kepada Raja Namrud. Selain itu, disebutkan pula jika Nabi Khidir pernah menjadi pendamping serta penasihat dari Raja Zulkarnain. Benarkah hal itu?

Ada sebuah riwayat yang mengisahkan pertemuan antara Nabi Khidir AS dengan dajjal. Dilansir dari situs tersebut, dikatakan jika dalam sebuah hadis disebutkan jika suatu saat nanti Nabi Khidir akan bertemu dengan dajjal dan kemudian tubuh beliau akan dibelah menggunakan gergaji oleh dajjal.

Menjelang Kiamat, Dajal Akan Bertemu Nabi Khidir! Inilah yang Terjadi! 1

Sumber: wheniwrit.com

Hal tersebut tersirat pada hadis riwayat Abu Sa’id Al Khurdi di mana ia berkata: "Pada suatu hari Rasulullah SAW pernah bercerita panjang lebar kepada kami tentang Dajjal. Beliau bersabda, 'Ia (Dajjal) datang tapi diharamkan untuk memasuki lingkungan Madinah. Lalu ia berhenti di sebagian daerah yang sesudah Madinah dan pada suatu hari ia didatangi oleh laki-laki yang termasuk orang yang terbaik di antara manusia saat itu.'" Beliau SAW melanjutkan, "Kemudian ia berkata, 'Aku bersaksi kau sungguh-sungguh Dajjal yang dikatakan oleh Rasulullah SAW pada kami.' Lalu berkatalah Dajjal, 'Bila kubunuh orang ini lalu kuhidupkan kembali, apakah kalian masih mengeluh?' Mereka (para pengikut Dajjal) menjawab, “Tidak.” Maka Dajjal membunuhnya lalu menghidupkannya kembali, lalu berkatalah lelaki itu, 'Aku makin yakin bahwa kaulah Dajjal.' Maka Dajjal ingin membunuhnya lagi tapi tak mampu. Berkatalah Abu Ishak, “Lelaki itu adalah Khidir AS.’” (HR. Muslim)

Menjelang Kiamat, Dajal Akan Bertemu Nabi Khidir! Inilah yang Terjadi! 2

Sumber: hadithoftheday.com

Dari ulasan hadis di atas, khususnya di akhir hadis diketahui jika Nabi Khidir AS kelak akan bertemu dengan dajjal dan kemudian beliau akan dibelah tubuhnya dan dihidupkan kembali. Nah, pertanyaannya, masihkah Nabi Khidir AS hidup hingga hari kiamat dan bertemu dengan dajjal? Sebelum membahas hal tersebut, mari kita ketahui dulu siapa Nabi Khidir AS.

Siapakah Nabi Khidir AS?

Terlepas dari perkataan Imam At-Tabari, siapa Nabi Khidir AS ini telah disebutkan dalam Surat Al-Kahfi pada ayat yang berbunyi ”Lalu mereka (Musa dan muridnya) bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (QS. Al-Kahfi: 65)

Menjelang Kiamat, Dajal Akan Bertemu Nabi Khidir! Inilah yang Terjadi! 3

Sumber: truthfromgod.canalblog.com

Dari ayat di atas ulama berbeda pendapat apakah beliau seorang nabi ataukah orang saleh dengan kedudukan yang istimewa di sisi Allah. Jumhur ulama pun mengatakan jika beliau ini adalah seorang nabi. Hal ini diisyaratkan pada surat Al-Kahfi, tepatnya ketika Allah memerintahkan Musa AS untuk berguru kepada Khidir AS.

Siapa nama asli Khidir AS?

Perlu diketahui, Khidir adalah nama julukan atau gelar. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Beliau dinamai Khidr karena beliau duduk di atas tanah putih, tiba-tiba berguncang di belakang beliau berwarna hijau.” (HR. Bukhari 3402, Turmudzi 3151, dan Ibnu Hibban 6222). Makna tanah putih disini yakni tanah tanpa tumbuhan yang kering.

Menjelang Kiamat, Dajal Akan Bertemu Nabi Khidir! Inilah yang Terjadi! 4

Sumber: zosotruthtalk.wordpress.com

Membahas nama beliaupun ada perselisihan. Dinukil dari ahli sirah dan dari hadis, nama asli beliau adalah Balyan sedangkan ayah beliau bernama *Malkan**. Beliau adalah keturunan kerajaan dan termasuk bani Israil. Menurut cerita, beliau lari dari kerajaan untuk menghabiskan waktu guna beribadah. (Hayat al-Hayawan al-Kubro, 1/271)

Apakah beliau sudah meninggal atau belum?

Disampaikan oleh Ustad Ammi Nur Baits di laman konsultasisyariah jikalau sebagian ulama Sufi yakin jika Khidir AS masih hidup. Beberapa di antaranya juga mengaku pernah bertemu dengan beliau.

Menjelang Kiamat, Dajal Akan Bertemu Nabi Khidir! Inilah yang Terjadi! 5

Sumber: dailymotion.com

Memang banyak riwayat yang menyebutkan jika Nabi Khidir AS masih hidup. Namun kebanyakan ulama besar muhadditsin meyakini tentang lemahnya riwayat tersebut. Beberapa yang melemahkan pendapat tersebut antara lain, Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani, Al-Hafidz Ibnu Katsir, Ibnu Dihyah, dan Imam Bukhari.

Jika begitu, bagaimana dengan cerita pertemuan antara Nabi Khidir dengan Dajjal?

Dilansir dari Rumaysho, oleh Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal, ada perbedaan hadis yang dikemukakan di atas tentang pertemuan Nabi Khidir dengan dajjal. Dari laman ini pun tidak ada penyebutan nabi Khidir di akhir hadis.

Menjelang Kiamat, Dajal Akan Bertemu Nabi Khidir! Inilah yang Terjadi! 6

Sumber: muftinews.com

Disebutkan dalam hadis Abu Sa’id Al Khudri, “Dajjal muncul lalu seseorang dari kalangan kaum mu'minin menuju ke arahnya lalu bala tentara Dajjal yang bersenjata menemuinya, mereka bertanya, ‘Kau mau kemana? ‘ Mu'min itu menjawab, ‘Hendak ke orang yang muncul itu.’ Mereka bertanya, ‘Apa kau tidak beriman ada tuhan kami? ‘ Mu'min itu menjawab: ‘Rabb kami tidaklah samar.’ Mereka berkata, ‘Bunuh dia.’ Lalu mereka saling berkata satu sama lain, ‘Bukankah tuhan kita melarang kalian membunuh seorang pun selain dia.’ Mereka membawanya menuju Dajjal. Saat orang mu`min melihatnya, ia berkata, ‘Wahai sekalian manusia, inilah Dajjal yang disebut oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.’

Lalu Dajjal memerintahkan agar dibelah. Ia berkata, ‘Ambil dan belahlah dia.’ Punggung dan perutnya dipenuhi pukulan lalu Dajjal bertanya, ‘Apa kau tidak beriman padaku? ‘ Mu'min itu menjawab, ‘Kau adalah Al Masih pendusta? ‘ Lalu Dajjal memerintahkannya digergaji dari ujung kepala hingga pertengahan antara kedua kaki. Setelah itu Dajjal berjalan di antara dua potongan tubuh itu lalu berkata, ‘Berdirilah!’ Tubuh itu pun berdiri.

Selanjutnya Dajjal bertanya padanya, ‘Apa kau beriman padaku?’ Ia menjawab, ‘Aku semakin mengetahuimu.’ Setelah itu Dajjal berkata, ‘Wahai sekalian manusia, sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dilakukan seperti ini setelahku.’ Lalu Dajjal mengambilnya untuk disembelih, kemudian antara leher dan tulang selangkanya diberi perak, tapi Dajjal tidak mampu membunuhnya. Kemudian kedua tangan dan kaki orang itu diambil lalu dilemparkan, orang-orang mengiranya dilempari ke neraka, tapi sesungguhnya ia dilemparkan ke surga.” Setelah itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia adalah manusia yang kesaksiannya paling agung di sisi Rabb seluruh alam.” (HR. Muslim no. 2938)

Itulah sedikit penjelasan tentang Nabi Khidir AS dan Dajjal. Lantas, apakah benar nanti Nabi Khidir AS akan bertemu dengan dajjal?

Wallahu A’lam.

Banner: content.pk

Install Aplikasi BaBe

Cepat, ringan, dan hemat kuota!

UNDUH

Kontributor: Kontri Babe Islami

Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar dari campur tangan BABE.

BABE menyediakan wadah bagi anak bangsa yang tertarik untuk memuat karya tulisnya di sini.

Info: nulis.babe.news

Home
Kategori
Sosial
Ekstra
Ente tau gak?